IMG-LOGO
DPMTSP

DINAS PENANAMAN MODAL & PTSP

KABUPATEN GRESIK


BERITA


14 PERUSAHAAN ASING TANAM MODAL DI GRESIK



30perkuat-investasi-tapi-minim-csr-keberadaan-21-pma-di-gresik_m_103193.jpeg





 

GRESIK, Potensi Gresik menarik minat Negara asing untuk berinvestasi. Saat  ini sudah ada 14 perusahaan yang akan mengajukan  Izin Prinsip Penanaman Modal  (IPPM) di Dinas Perizinan dan PTSP Kab. Gresik.

Yang masuk Gresik merupakan  perusahaan gabungan dari berbagai Negara. Misalnya, perusahaan dari Luksemburg,Tiongkok,Singapura,dan Taiwan. Jenis industri yang dikerjakan pun beragam. Diantaranya, Industri makanan,Kimia dasar, perdagangan,reparasi serta farmasi. “ Industri makanan,kimia dasar,perdagangan,dan reparasi itu di dominasi perusahaan gabungan,” kata kabid pelayanan Perizinan  tertentu ,dan Non Perizinan DPM dan PTSP bambang Irianto.

Diantara beberapa jenis usaha tersebut,yang paling besar adalah industri bidang perdagangan dan industri. Total terdapat 14 perusahaan yang ingin masuk Gresik dengan nilai investasi USD 73,6 Juta. Bambang mengatakan, 14 perusahaan baru itu sudah mengantongi izin menanam modal. “ Namun izin lain seperti HO (Izin gangguan) dan operasional belum ada,” ungkap dia.

Saat ini 14 perusahaan tersebut sedang menyiapkan infrastruktur untuk kegiatan produksi mereka. “ kalau sudah beroprasi,penyerapan tenaga kerja bisa dibuktikan,” Ungkapnya.

Bambang yakin jumlah perusahaan yang akan berinvestasi di Gresik bertambah. Biasanya pada pertengahan tahun ada perusahaan lain yang masuk wilayah Gresik. Apalagi, Gresik mulai dikenal mancanegara.”Keinginan untuk berinvestasi di Gresik cukup besar,” katanya.

Selama ini perusahaan yang berencana menanam modal di Gresik selalu menyertakan prediksi penyerapan tenaga kerja. Dari semua perusahaan itu,rencana penyerapan tenaga kerja mencapai 788 orang.” Sektor terbanyak dari jenis usaha perdagangan dan reparasi,” lanjut Bambang.

Ketua kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik Lailatul Qodri menyambut baik masuknya 14 perusahaan asuing di Gresik. Dia sepakat dengan bambang bahwa jumlah itu akan meningkat hingga akhir tahun.” Apalagi Gresik memiliki porensi dan sambutan terhadap penanam modal juga sangat bagus,” tuturnya.

Kini pemkab harus siap dalam menghadapi pertumbuhan industri yang semakin pesat. Dengan begitu, Gresik bisa mengambil peluang dari setiap investasi tersebut.

  Sumber: jawapos