IMG-LOGO
DPMTSP

DINAS PENANAMAN MODAL & PTSP

KABUPATEN GRESIK


BERITA


PT. Petrokimia Gresik investasikan $ 220 juta untuk Pabrik baru



6133400.jpg




Persiapkan pabrik baru untuk produksi urea, PT. Petrokimia Gresik siap investasikan $ 220 Juta USD.Pasalnya, untuk mengantisipasi kebutuhan pupuk tahun depan yang di proyeksikan akan mengalami peningkatan seiring dengan kebijakan perluasan wilayah pertanian di Indonesia.

“Tahun ini kita ada investasi untuk konstruksi ada 220 juta dollar tahun depan untuk urea baru, karena gasnya sudah tersedia itu sekitar 600-700 juta USD untuk lokasi di gresik,” kata Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Hidayat Nyakman, di Jakarta, Jumat (15/11/2013).

Hidayat memproyeksikan, tahun depan akan terjadi peningkatan produksi. Namun, hal itu juga tergantung dari kesiapan pemerintah dalam hal penyediaan dana.

“Tahun depan kita mempersiapkan ponska, urea, MPK, Orgnaik dan lain-lain kita sediakan dalam jumlah cukup dan tidak ada masalah dengan ketersediaannya. Namun hal itu disesuaikan juga dengan dana yang disiapkan pemerintah,” ujarnya.

Mengenai tren harga pupuk tahun depan, Hidayat memprediksikan akan terjadi penurunan, hal tersebut dikarenakan harga bahan baku di internasional juga menurun. Namun hal tersebut tidak serta merta meningkatkan margin keuntungan PT Petrokimia Gresik, pasalnya penurunan harga tersebut diikuti pelemahan nilai tukar rupiah.

“Tren harga menurun, tapi di pihak lain rupiahnya yang melemah, walau kita impor turun dari 400 jadi 300 tapi setelah dikalikan ke rupiah tidak ada kurangnya. Bahan baku semua akan turun diprediksikan antara 10-20 persen, tapi di pihak lain, rupiah kita juga menurun, jadi kalau kita kembali hitung hampir tidak ada bedanya,” ujarnya.

Hidayat menambahkan tidak akan mengalami kendala, hal itu disebabkan bahan baku yang dibutuhkan untuk produksi sudah tersedia. Pihaknya pun telah melakukan kontrak jangka panjang untuk penjualan di dalam negeri.

sumber : kabarenergi.com